The Next Generation Traffic Network
Tampilkan postingan dengan label Balapan Motor dan Mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balapan Motor dan Mobil. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Maret 2014

Sukses kalahkan Rossi, Marquez juarai MotoGP Qatar

Marc Marquez (c) AFP

Setelah bertarung sengit dengan Valentino Rossi, pebalap Repsol Honda, Marc Marquez sukses memenangi MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (23/3).

Sementara Rossi yang merupakan Movistar Yamaha MotoGP harus puas finis di posisi kedua, diikuti rekan setim Marquez, Dani Pedrosa di peringkat ketiga.

Posisi keempat dan kelima pun masing-masing ditempati oleh pebalap NGM Forward Racing, Aleix Espargaro dan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso.

Hasil balap MotoGP Qatar:
1. Marc Marquez - Repsol Honda Team (RC213V) 42m 40.561s
2. Valentino Rossi - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 42m 40.820s
3. Dani Pedrosa - Repsol Honda Team (RC213V) 42m 43.931s
4. Aleix Espargaro - NGM Forward Racing (Forward Yamaha) 42m 52.184s
5. Andrea Dovizioso - Ducati Team (Desmosedici) 42m 52.720s
6. Cal Crutchlow - Ducati Team (Desmosedici) 43m 9.087s
7. Scott Redding - Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R) 43m 13.154s
8. Nicky Hayden - Drive M7 Aspar (RCV1000R) 43m 13.189s
9. Colin Edwards - NGM Forward Racing (Forward Yamaha) 43m 20.108s
10. Andrea Iannone - Pramac Racing (Desmosedici) 43m 23.921s
11. Hiroshi Aoyama - Drive M7 Aspar (RCV1000R) 43m 27.156s
12. Yonny Hernandez - Pramac Racing (Desmosedici) 43m 27.249s
13. Karel Abraham - Cardion AB Motoracing (RCV1000R) 43m 31.142s
14. Danilo Petrucci - IodaRacing Project (ART) 43m 43.688s
15. Broc Parkes - Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 43m 54.947s
16. Michael Laverty - Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 44m 13.154s
17. Mike Di Meglio - Avintia Racing (Avintia) 44m 16.646s

Gagal finis:
Alvaro Bautista - Go&Fun Honda Gresini (RC213V)
Bradley Smith - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
Pol Espargaro - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
Stefan Bradl - LCR Honda MotoGP (RC213V)
Hector Barbera - Avintia Racing (Avintia)
Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) (cn/kny)

Klasemen sementara Moto2 2014 usai Seri Qatar




Setelah memenangi Seri Qatar, Minggu (23/3) waktu setempat, pebalap Marc VDS Racing, Esteve "Tito" Rabat sukses memimpin klasemen sementara pebalap Moto2 2014 dengan 25 poin.

Pebalap Spanyol ini diikuti oleh pebalap Idemitsu Honda Team, Takaaki Nakagami di peringkat kedua dengan 20 poin. Rekan setim Rabat, Mika Kallio duduk di peringkat ketiga dengan 16 poin.

Sementara itu peringkat keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pebalap Interwetten Paddock, Thomas Luthi dengan 13 poin dan pebalap Pons 40 HP sekaligus juara dunia Moto3 2013, Maverick Vinales dengan 11 poin.

Klasemen sementara Moto2 2014 usai Seri Qatar:
1. Esteve Rabat - Kalex - 25 poin
2. Takaaki Nakagami - Kalex - 20 poin
3. Mika Kallio - Kalex - 16 poin
4. Thomas Luthi - Suter - 13 poin
5. Maverick Vinales - Kalex - 11 poin
6. Simone Corsi - Forward KLX - 10 poin
7. Sam Lowes - Speed Up - 9 poin
8. Sandro Cortese - Kalex - 8 poin
9. Jordi Torres - Suter - 7 poin
10. Anthony West - Speed Up - 6 poin
11. Louis Rossi - Kalex - 5 poin
12. Jonas Folger - Kalex - 4 poin
13. Ricard Cardus - Tech 3 - 3 poin
14. Randy Krummenacher - Suter - 2 poin
15. Luis Salom - Kalex - 1 poin (mgp/kny)

sunber

MotoGP Qatar: Marquez Pole Position, Rossi Start 10, Lorenzo 5






JAKARTA –  Marc Marquez  berhasil meraih posisi start terdepan di MotoGP 2014 Seri perdana di Qatar dengan meninggalkan duet Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dan  Valentino Rossi, jauh di belakang.
Padahal, Marquez harus menjalani sesi Kualifikasi 1 dan Kualifikasi 2 dalam kondisi luka pata tulang kering kakinya belum pulih saat menjalani 2 sesi kualifikasi yang digelar Sabtu malam (22/3/2014) pukul 20:35—21:35 watu setempat atau Minggu dini hari tadi pukul 00:35—01:15 WIB.
Rivalitas Repsol Honda dan Movistar Yamaha
 Pebalap
Posisi / Waktu
Start
Latihan 4
Latihan 3
Latihan 2
Latihan 1
Marc  Marquez
1 / 1:54,507
2 / 1:55,432
5 / 1:55,446
5 / 1:55,607
11 / 1:56,682
Jorge Lorenzo
5 / 1:54,644
7 / 1:55,919
7 / 1:55,495
11 / 1:56,172
9 / 1:56,668
Dani Pedrosa
6 / 1:54,703
4 / 1:55,540
10 / 1:55,754
4 / 1:55,562
6 / 1:56,332
Aleix Espargaro
9 / 1:54,986
3 / 1:55,459
1 / 1:54,773
1 / 1:54,989
1 / 1:55,201
Valentino Rossi
10 / 1:55,096
10 / 1:56,206
9 / 1:55,702
9 / 1:55,984
7 / 1:56,542

Marquez sangat puas dengan pencapian tersebut di tengah cedera patah tulang kering yang masih dalam pemulihan.
Dia mengakui kondisi fisik itu bisa menjadi kendala ketika harus menjalani balapan sebanyak 22 lap.
"Saya tidak memiliki tenaga penuh di kaki saya . Jadi saya harus bertumpu dengan mengandalkan tangan dan ini akan menjadi sangat berat saat balapan penuh.
Dua pebalap yang masuk Row 1 (posisi start 1,2,3) lainnya, Alvaro Bautista dan Bradley Smith, juga tak mampu menyembunyikan kegembiraanya.
Bautista yang mengendarai motor Hinda di bawah bendera tim GO&FUN Honda Gresini mengaku puas, tetapi ujian terberat justru saat balapan dengan 22 lap.
"Saya biasanya mengalami masalah ketika harus banyak memutari lintasan saat balapan. Tapi kali ini saya merasa nyaman karena kondisi motor saya bagus," katanya.
Sementar itu, Bradley Smith dengan motor Yamaha di bawah bendera tim Monster Yamaha Tech 3 sangat terkejut karena ini adalah kali pertamnya bisa menembus posisi Row 1 sepanjang karirnya di MotoGP.
Dia mengakui sangat beruntung kecelakaan yang didapatnya Jumat lalu saat sesi Latihan tidak memberi efek cedera, terutama terhadap kakinya.
Sementara itu, Duet Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, tampil kurang cemerlang dengan hanya menempati posisi start 5 dan 10.
Lorenzo mengungkapkan dirinya dan Rossi masih menghadapi masalah yang sama, yaitu daya cengkeram  belakang yang kurang maksimal untuk lintasan Sirkuit Losail Qatar yang berdebu pasir.
"Saya masih menghadapi masalah dengan cengkeraman ban belakang. Tapi posisi 5 adalah posisi start yang tak buruk," ujarnya.
Dia menjanjikan penampilan yang sengit untuk menyalip 4 pebalap di depannya."Ada 6 pebalap memiliki selisih waktu hanya 1/10 detik dan balapan menjadi sangat panjang."
Dia menambahkan kondisi bannya mulai dingin dengan sistem balapan malam hari di Losail, sehingga tidak terlalu bernafsu menggeber motor dengan alasan masih truma dengan kecelakaan Jumat lalu.
"Ban saya mulai mendingin, jadi saya sebenarnya kecewa tidak bisa mencuri di posisi start ke-2. Tapi posisi start 3 sangat bagus, dan tanki bahan bakar motor saya sangat pas untuk balapan," katanya.
Dua pebalap lainnya yang masuk Row 2 (posisi start 4,5,6) adalah Andrea Dovizioso (Ducati) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda).
Hasil Kualifikasi 2 Penentuan Posisi 1-12 Moto GP seri Qatar
No.PebalapTimMotor
Km/Jam
Waktu
Selisih
1Marc MARQUEZRepsol Honda TeamHonda
338,6
1:54,507
-
2Alvaro BAUTISTAGO&FUN Honda GresiniHonda
340,1
1:54,564
0,057 / 0,057
3Bradley SMITHMonster Yamaha Tech 3Yamaha
336,5
1:54,601
0,094 / 0,037
4Andrea DOVIZIOSODucati TeamDucati
340,9
1:54,644
0,137 / 0,043
5Jorge LORENZOMovistar Yamaha MotoGPYamaha
332,9
1:54,661
0,154 / 0,017
6Dani PEDROSARepsol Honda TeamHonda
339,9
1:54,703
0,196 / 0,042
7Stefan BRADLLCR Honda MotoGPHonda
338,5
1:54,871
0,364 / 0,168
8Cal CRUTCHLOWDucati TeamDucati
337,9
1:54,888
0,381 / 0,017
9Aleix ESPARGARONGM Forward RacingForward Yamaha
326,2
1:54,986
0,479 / 0,098
10Valentino ROSSIMovistar Yamaha MotoGPYamaha
336,7
1:55,096
0,589 / 0,110
11Andrea IANNONEPramac RacingDucati
341,8
1:55,127
0,620 / 0,031
12Pol ESPARGAROMonster Yamaha Tech 3Yamaha
336,2
1:55,152
0,645 / 0,025

Hasil Kualifikasi 1Penentuan Posisi 13-23 Moto GP seri Qatar (posisi pebalap 11-23 dan   pebalap 1-12 berhak ke Kualifikasi 2)
NoPebalapTimMotor
Km/ Jam
Waktu
Selisih
11Pol ESPARGAROMonster Yamaha Tech 3Yamaha
336.6
1'55.406
-
12Cal CRUTCHLOWDucati TeamDucati
334.4
1'55.503
0.097 / 0.097
13Nicky HAYDENDrive M7 AsparHonda
326.4
1'55.894
0.488 / 0.391
14Colin EDWARDSNGM Forward RacingForward Yamaha
325.2
1'56.042
0.636 / 0.148
15Hiroshi AOYAMADrive M7 AsparHonda
324.4
1'56.479
1.073 / 0.437
16Scott REDDINGGO&FUN Honda GresiniHonda
318.2
1'56.555
1.149 / 0.076
17Yonny HERNANDEZEnergy T.I. Pramac RacingDucati
329.2
1'56.648
1.242 / 0.093
18Karel ABRAHAMCardion AB MotoracingHonda
324.7
1'56.715
1.309 / 0.067
19Hector BARBERAAvintia RacingAvintia
322.4
1'57.006
1.600 / 0.291
20Danilo PETRUCCIIodaRacing ProjectART
316.4
1'57.513
2.107 / 0.507
21Broc PARKESPaul Bird MotorsportPBM
316.1
1'57.574
2.168 / 0.061
22Mike DI MEGLIOAvintia RacingAvintia
318.2
1'57.667
2.261 / 0.093
23Michael LAVERTYPaul Bird MotorsportPBM
-
-
-

sumber

Kualifikasi MotoGP Qatar, Rossi dan Lorenzo Tepar





Valentino Rossi… fokus (dok.motogp.com)



Sesi kualifikasi MotoGP Qatar barusan tadi sungguh bikin geleng-geleng. Sebenarnya dari sesi free practice kemarin pun hasilnya udah bikin geleng-geleng. Jorge Lorenzo terlihat yang paling sering geleng kepala, bahkan seorang jurnalis motogp sampai bilang Jorge butuh pijet leher setelah race huehehehe. Emang ada apakah? Sejak FP1 tim pabrikan diasepin sama open class coba.

Aleix Espargaro sebagai rider open class sukses mengasapi rider-rider tim pabrikan. Nangkring terus dia di posisi teratas. Ini membuat Yamaha dan honda putar otak. Honda sih selanjutnya mencatat hasil baik, cuman Yamaha nih yang masih tepar. Ketar-ketir saya menunggu hasil kualifikasi, tapi menggilanya Aleix Espargaro emang bikin free practice menarik, selama ini kita terbiasa liat fantastic four wara wiri di depan.

Permasalahan dengan ban belum bisa ditanggulangi oleh Yamaha. Lorenzo hanya bisa bersaing di barisan tengah saat kualifikasi. Valentino Rossi malah sempat ada di posisi buntut.. posisi 12. Yang pertama tentu aja ada Aleix espargaro, Bradley Smith dan Alvaro Bautista.




Jorge Lorenzo.. kecewa (dok.motogp.com)

Selalu ada keberuntungan yang bermain di setiap pertandingan. Keberuntungan meninggalkan Aleix Espargaro. Kakak Pol Espargaro ini terjatuh saat kualifikasi. Motornya rusak parah. Untung Aleix nggak cedera hingga ia mengejar sisa waktu kualifikasi dengan motor kedua.

Vale kian menurun posisinya. Dari 7, 8, 9, lalu 10. Membaik dikit tapi akang Vale malah sempet di posisi 12. Ini kenapa deh motornya. Emang sebelumnya Vale bilang bahwa ban bikin pengaruh besar di performa motor. Namun saya kira ada sebab lain sampai akang vale tepar begini. Bukan cuman Vale yang keteter. Bila Marquez udah bersaing di top 3 maka Dani Pedrosa masih bersaing dengan Vale di posisi buntut.

Keberuntungan masih meninggalkan Aleix Espargaro. Dia terjatuh lagi dan motornya rusak. Terpaksa Aleix nggak meneruskan kualifikasi dan pasrah dengan hasil yang ia raih. Anti klimaks ya. Padahal hasil yang ia dapat di free practice membuat ia menjadi kandidat rider yang akan berdiri di podium Qatar besok.

Akhirnya sesi kualifikasi berakhir. Di menit terakhir Marc Marquez membabat Alvaro Bautista dan menduduki posisi teratas. Marc Marquez meraih pole position. Yes.. si baby alien udah sadar bahwa menghirup asap dari rider di depannya itu nggak baik buat kesehatan. Lebih baik mengasapi daripada diasapi.. begitu kali prinsip si juara dunia 2013 ini.




Tiga rider terdepan… (dok.MotoGP.com)

Di menit terakhir pula Valentino Rossi memperbaiki posisinya menjadi posisi 10. Ya sih masih buntut juga tapi yang penting bukan di barisan akhir (menghibur diri). Jorge Lorenzo yang akan start dari posisis kelima besok terlihat kecewa. Vale apalagi. Sungguh bukan suasana yang menggembirakan di tim Yamaha. Banyak pekerjaan yang harus dilakukan segera dan saya percaya tim Yamaha akan bekerja keras untuk ini.

Balapan kelas motoGP akan berlangsung Senin, 24 Maret jam 02.00 wib, jadi mari kita liat gimana hasil balapannya besok. Berikut ini hasil selengkapnya sesi kualifikasi MotoGP Qatar :

1. Marc MARQUEZ - SPA - Repsol Honda Team - 1′54.507
2. Alvaro BAUTISTA - SPA - GO&FUN Honda Gresini - 1′54.564
3. Bradley SMITH - GBR - Monster Yamaha Tech 3 - 1′54.601
4. Andrea DOVIZIOSO - ITA - Ducati Team - Ducati - 1′54.644
5. Jorge LORENZO - SPA - Movistar Yamaha MotoGP - 1′54.661
6. Dani PEDROSA - SPA - Repsol Honda Team - 1′54.703
7. Stefan BRADL - GER - LCR Honda MotoGP - 1′54.871
8. Cal CRUTCHLOW - GBR - Ducati Team - 1′54.888
9. Aleix ESPARGARO - SPA - NGM Forward Racing - 1′54.986
10. Valentino ROSSI - ITA - Movistar Yamaha MotoGP - 1′55.096
11. Andrea IANNONE - ITA - Pramac Racing - 1′55.127
12. Pol ESPARGARO - SPA - Monster Yamaha Tech 3 - 1′55.152
13. Nicky HAYDEN - USA - Drive M7 Aspar - 1′55.894
14. Colin EDWARDS - USA - NGM Forward Racing - 1′56.042
15. Hiroshi AOYAMA - JPN - Drive M7 Aspar - 1′56.479
16. Scott REDDING - GBR - GO&FUN Honda Gresini - 1′56.555
17. Yonny HERNANDEZ - COL - Energy T.I. Pramac Racing - 1′56.648
18. Karel ABRAHAM - CZE - Cardion AB Motoracing - 1′56.715
19. Hector BARBERA -SPA - Avintia Racing - 1′57.006
20. Danilo PETRUCCI- ITA - IodaRacing Project - 1′57.513
21. Broc PARKES - AUS - Paul Bird Motorsport - 1′57.574
22. Mike DI MEGLIO - FRA - Avintia Racing - 1′57.667
23. Michael LAVERTY - GBR - Paul Bird Motorsport - 1′58.254


sumber

Rabu, 19 Maret 2014

MotoGP 2014 Antara Klasifikasi Factory & Open?

 

Balapan MotoGP musim tahun 2014 sebentar lagi akan segera dimulai, semua akan diawali dari sirkuit Losai Qatar yang memang dijadikan sebagai tempat penyelengaraan pembukaan dari perhelatan terakbar MotoGP 2014 ini, khusus untuk kelas para raja atau motoGP akan diikuti oleh 23 pembalap dari 13 tim, yang akan bersaing dalam 18 seri balapan dan berakhir nantinya di sirkuit Valencia Spanyol 9 November nanti. Adapun yang membuat perbedaan balapan kali ini dengan balapan-balapan sebelumnya adalah dari segi Regulasi, yaitu adanya klasifikasi tim Factory dan kelas Open yang menggantikan klasifikasi prototype dan CRT (Claiming Rule Team) dimusim lalu.

Tentu yang menjadi pertanyaan adalah apa perbedaannya ? sesuai dengan apa yang sudah diumumkan atau diberitakan di berbagai media perbedaan yang utama dari balapan musim th 2014 ini adalah, setiap tim diwajibkan menggunakan Electronic Control Unit (ECU), khusus untuk kleas Open diwajibkan memakai ECU yang dikeluarkan resmi buatan MotoGP, sementara untuk kelas Factory diizinkan memakai program sendiri ECU nya atau piranti lunaknya, begitu juga dengan quota bahan bakar/Bensin yang digunakan untuk kelas Open diperbolehkan memakai 24 liter, sementara untuk kelas Factory hanya diperbolehkan 20 liter, disamping itu ada ketentuan lain untuk tim Factory alokasi mesin selama musim balap berlangsung hanya dibenarkan 5 Mesin, sementara kelas Open diperbolehkan memakai 12 Mesin.

Adapun tujuan dari semua itu dilakukan adalah demi meningkatkan kualitas persaingan antara tim-tim pabrikan dengan tim-tim independen (CRT), dimana hal ini mendapat respons positif/bagus dari pabrikan Honda maupun Yamaha yang berkomitmen menjual atau meminjamkan motor spesifikasi balap kepada tim-tim independen, karena seperti kita ketahui sebelum ini sistem klaim mesin untuk klasifikasi kelas CRT dinilai telah menjadi penyebab utama terjadinya jarak atau gap yang mencolok antara Tim CRT dan tim kelas pabrikan, itu semua disebabkan karena tim pabrikan enggan menyuplai mesin untuk tim-tim CRT yang menyebabkan atau membuat Tim CRT selama ini hanya bisa mengandalkan mesin berbasis produksi massal dijual dipasaran yang otomatis membuat tim-tim CRT kalah bersaing dengan tim-tim pabrikan yang berspesifikasi motor balap..

Dengan adanya regulasi baru tahun 2014 ini, kalau sebelumnya tim-tim pabrikan masuk ke bagian Prototype dan tim-tim independen masuk ke CRT, semua akan berubah mulai tahun ini tidak lagi diberlakukan, karena klasifikasi kelas factory dan Open tidak lagi terikat pada status tim, yang akhirnya membuat tim-tim pabrikan dan independen bebas memilih.

Kalau kita melihat ke sisi pembalap tentunya “the Fantastic Four” seperti Jorge Lorenzo & the doctor Valentino Rossi (Yamaha) dan Dani Pedrosa & Marc Marquez (Repsol Honda), sepertinya akan tetap memegang kendali atau akan mendominasi ajang balapan musim tahun 2014 ini, Lorenzo yang gagal mempertahankan gelar musim 2013 lalu, tentunya akan melakukan revans menebus kekalahanya tahun lalu , sementara Pedrosa “specialis kandidat” tentunya juga akan membawa misi khusus untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu dan layak untuk jadi juara sekaligus, keluar dari bayang-bayang rekan satu timnya si anak ajaib Marquez.

Begitu juga dengan “the doctor” Valentino Rossi yang sepertinya juga akan kembali bisa membuktikan kemampuanya seperti pada masa kejayaannya dulu, karena konon katanya Yamaha M1 nya saat ini sudah mendekati gaya Riding Style nya alias sudah lebih baik dan cocok dengan kondisi motornya saat ini, kalau melihat ke hasil tes pramusim yang berlangsung di sirkuit Sepang dan Phillip Island terlihat YZR-M1 Rossi tahun ini cukup kompetitif, dari tiga kali tes yang dilakukan tercatat selisihnya yang paling jauh dengan pebalap tercepat adalah 0.566 detik, bahkan lima dari sembilan kali uji coba Rossi selalu berada di tiga besar, dan sempat satu kali menjadi yang tercepat.

Sementara Marc Marquez yang tahun lalu sukses menjadi juara dunia pada musim pertamanya mengungguli seniornya Lorenzo dengan selisih empat poin di klasemen akhir, ditambah lagi dengan keberhasilannya dalam menciptakan berbagai rekor baru, yang membuat peluangnya untuk kembali menjadi yang terbaik menjadi lebih terbuka termasuk menjadi juara dunia kembali ditahun 2014 ini.

Selain empat pebalap teratas musim lalu itu, persaingan juga bisa akan dipanaskan oleh pembalap-pembalap kuda hitam seperti Cal Crutchlow, Dovisioso (Ducati) dan Alvaro Bautista (Honda Gresini). Serta kedua kakak beradik Aleix dan Pol Espargaro yang akan membalap di kelas yang sama pada musim MotoGP 2014 ini juga patut diwaspadai.

Jadi bisa kita simpulkan secara khusus kehadiran kategori kelas Open ini tentunya akan memanaskan tingkat persaingan terutama di balapan di Qatar ini, mengingat pemakaian/konsumsi bahan bakar cukup krusial di sirkuit Losail Qatar ini, dimana sepertinya tim kelas Open yang diuntungkan memiliki kelebihan empat liter bahan bakar dibanding tim Factory, hal ini membuat tim kelas pabrikan atau Factory tentunya tidak lagi menjadi pilihan utama bagi para pembalap untuk mencari kesuksesan tampil di podium MotoGP.

Jadi apapun yang akan terjadi nanti, tentunya kita para penggemar MotoGP sudah pasti tidak sabar lagi menanti hari saptu dan minggu ini, saat para pembalap jagoan Neon…eh….eh …para jawara penghuni kelas para raja ini unjuk kebolehannya untuk kembali saling berpacu, beradu kecepatan dan kelihaian di atas lintasan balap sesungguhnya……Go…go motoGP 2014.

Senin, 02 September 2013

Lorenzo Akhirnya Ungguli Marquez

REUTERS/"PRLM" 

SILVERSTONE, (PRLM).- Meski mengalami cedera pundak kirinya pada latihan pemanasan Minggu pagi, Marc Marquez (20) andalan tim Repsol Honda asal Spanyol mampu tampil ngotot bersaing ketat sepanjang lomba dengan juara dunia bertahan MotoGP Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing/Spanyol) pada seri XII lomba Grand Prix Inggris kelas MotoGP di sirkuit Silverstone Minggu (1/9/13).
Melalui pertarungan sengit sepanjang 20 lap, Lorenzo yang start dari grid kedua langsung tancap gas memimpin terdepan dan akhirnya mampu muncul sebagai pemenang melalui duel meneganglan pada dua lap terakhir melawan Marquez yang dua kali melewati Lorenzo tapi Lorenzo tak menyerah kembali menyerang pada tiga tikungan sebelum finis menyalip Marquez lagi dan mampu menahan Marquez yang membuntuti ketat di urutan kedua dan Dani Pedrosa (Repsol Honda/Spanyol) harus puas di urutan ketiga.
Lorenzo merebut kemenangan MotoGP Inggris 2013 untuk ketiga kalinya (2010,2012,2013) dengan waktu 40 menit 52,515 detik, Marquez finis kedua terpaut amat tipis 0,081 detik, ketiga Pedrosa + 1,551 detik dan keempat Valentino Rossi (Yamaha Factory/Italia) + 13,233 detik sementara posisi kelima Alvaro Bautista (Go & Fun Honda Gresini/Spanyol) + 13,298 detik setelah terlibat persaingan ketat pada 6 lap terkahir dengan Rossi. Sukses merebut kemenangan GP Inggris merupakan kemenangan keempat kali bagi Lorenzo musim ini (Qatar,Italia,Catalunya,Inggris).
Meski finis kedua, Marquez masih solid memimpin klasemen MotoGP dengan raihan 233 poin unggul 39 poin atas Lorenzo, kedua Pedrosa (203), ketiga Lorenzo (194) dan keempat Rossi (156).
Pada jumpa media usai upacara podium, Lorenzo menyatakan amat gembira bisa memuncaki podium lagi setelah terakhir kali menang Juni lalu pada seri VI MotoGP Catalunya.
“Target saya setelah selalu kalah hingga seri XI GP Cheska dan cedera patah tulang pundak di seri VII GP TT Assen (Belanda), adalah melupakan merebut gelar juara dunia MotoGP 2013, yang penting merebut kemenangan lagi dan Silverstone adalah salah satu sirkuit favorit saya dan tahun lalu saya sukses menjadi pemenang disini. Saya berlomba penih semangat mencoba menahan laju Marquez yang meski cedera tampil luar biasa, saya beruntung bisa menyalipnya lagi di lap terakhir, saya katakan 'it is now or never' melihat celah yang dibuka Marquez pada tiga tikungan menuju finis, dan saya berhasil. Kemenangan ini sangat penting bagi saya dan Yamaha,” ungkap Lorenzo.
Sementara Marquez menyatakan dirinya telah berupaya keras dengan cedera tulang pundak kiri yang tulangnya lepas (“dislocated shoulder”) dan sempat tak yakin bisa berlomba namun dengan perawatan medis yang cepat, dirinya bisa bisa turun berlomba.
“Pundak kiri terasa sakit setiap kali tikungan kekiri tapi saya tidak mau menyerah dan terus membuntuti Jorge sejak lap kesatu hingga tiga lap jelang finis baru berupaya mencari celah untuk melewati, usaha itu berhasil tapi Jorge juga tampil hebat, saya akhirnya harus melepasnya pada ½ lap terakhir karena nyeri pada pundak membuat saya tak bisa tampil maksimal mempertahankan pisisi terdepan. Saya puas finis kedua mengamankan posisi klasemen,” ujar Marquez.
Setelah istirahat sepekan, seri XIII MotoGP San Marino,Misano di Italia akan berlangsung Minggu 15 September 2013.

Senin, 26 Agustus 2013

Rossi Kecewa Memulai GP Ceko dari Posisi Tujuh

Valentino Rossi

OWETBARA-Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, kecewa harus memulai balapan MotoGP Ceko dari posisi tujuh. Padahal, pembalap Italia itu menilai timnya tampil kompetitif sepanjang akhir pekan ini dalam sesi latihan bebas.

"Saya tidak begitu senang, karena posisi ketujuh adalah terburuk yang diterima akhir pekan ini. Dan sayangnya, ini terjadi justru di babak kualifikasi," kata Rossi seperti dikutip dari Crash, Minggu 25 Agustus 2013.

"Saya mencoba meningkatkan kecepatan saya, tapi pembalap lain juga lebih cepat. Target awal saya adalah memulai dalam posisi lima besar, tapi sayangnya saya harus memulai dari posisi ketujuh baris ketiga," tuturnya.

Dalam babak kualifikasi Sabtu lalu, pembalap Tech 3 Yamaha, Cal Crutchlow, menjadi yang tercepat dan berhak di pole position dalam balapan hari ini. Sementara itu, jagoan Gresini, Alvaro Bautista, membuat kejutan dengan menempati posisi kedua.

Dua rider Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa harus rela menempati posisi ketiga dan empat. Sedangkan Jorge Lorenzo yang sempat tampil gemilang di sesi latihan perdana hanya sanggup parkir di tempat kelima.

Lorenzo Tetap Puas Finis Posisi 3 di MotoGP Ceko

Marc Marquez (kiri) dan Jorge Lorenzo berjabat tangan

OWETBARA-Jorge Lorenzo tetap senang meski hanya finis di posisi ketiga pada balapan MotoGP Republik Ceko, Minggu 25 Agustus 2013. Pembalap Yamaha itu menilai peluang untuk mempertahankan gelar juara dunia masih terbuka.

Start dari posisi kelima, Lorenzo berhasil menyodok hingga posisi terdepan. Sayang, juara dunia MotoGP 2010 dan 2012 itu hanya mampu mempertahankan posisi pertama saat balapan menyisakan tiga lap. Lorenzo kemudian disalip duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.Meski hanya finis di posisi ketiga, Lorenzo tetap puas dengan hasil di Sirkuit Brno. Pembalap 26 tahun asal Spanyol itu menilai dirinya melakukan start terbaik sepanjang karier di MotoGP."Saya menyalip empat posisi dan di lap pertama, saya benar-benar cepat. Sayang, saya tidak mampu mempertahankan jarak dengan posisi kedua. Saat mengerem dan jalur lurus, pembalap Honda sangat cepat, jadi saya tidak bisa berbuat banyak," ujar Lorenzo seperti dilansir situs resmi MotoGP.Hasil di Brno membuat Lorenzo tetap di posisi ketiga klasemen MotoGP 2013 dengan 169 poin, tertinggal 44 poin dari Marquez. Dengan tujuh seri tersisa, Lorenzo masih percaya diri bisa mempertahankan gelar juara dunia."Kejuaraan dunia masih belum lepas, tapi saat ini semakin lebih sulit. Kami hanya butuh catatan waktu lebih baik, kita lihat saja nanti di Silverstone," kata Lorenzo.

Rabu, 17 Juli 2013

Rossi Terinspirasi Memori 2008

Valentino Rossi (Foto: MotoGP.com) 

MONTEREY – Menyongsong seri kesembilan GP Amerika Serikat, Valentino Rossi memberi isyarat optimisme merangkul hattrick podiumnya musim ini. Joki Yamaha Factory itu tak sekadar membual lantaran punya memori manis di Laguna Seca 2008 silam.

Setelah memijak puncak podium di Assen dan tangga juara ketiga di GP Jerman lalu, Rossi kian pede menatap seri Laguna, akhir pekan ini dengan gemilang. Apalagi kemenangannya di trek yang sama enam tahun lalu itu, diraihnya dengan tim yang sama, Yamaha, sebelum hengkang ke Ducati.


“Laguna trek yang sangat spesial, sangat penting buat saya karena trek pernah menjadi momen race terbaik dalam karier saya pada 2008 lalu,” ujar Rossi, seperti disadur Crash, Kamis (18/7/2013).


Meski begitu, The Doctor juga pernah “kelimpungan” di sirkuit sepanjang 3,610 km itu kala menunggangi pabrikan Italia, Ducati, dua musim lalu. Sedianya kepercayaan diri Rossi tak hanya karena memori 2008 itu, tapi juga kondisi cedera yang tengah dialami dua pesaing beratnya, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo dan kini, Rossi mulai menyusul keduanya di papan klasemen.


“Terlepas dari masa-masa saya yang selalu kesulitan, masih ada harapan untuk sukses dan melakukan balapan yang lebih baik kali ini. Kami mengalami progres yang baik dan sekarang, kian mendekati pesaing kami. tetapi kami juga harus tetap mengambil langkah lain demi kemenangan berikutnya,” lanjutnya.


Tak hanya Rossi yang merasa percaya diri, Team Director Massimo Meregalli juga merasakan hal serupa karena sudah melihat bagaimana performa Rossi sudah berkembang jauh, sejak kembali lagi ke tim garpu tala tersebut.


“Kami yakin bahwa Vale (sapaan Rossi) mampu terus memperlihatkan performanya yang berkembang. Kami juga bekerja keras memberinya kepercayaan diri yang dulu untuk bersaing dengan settingan motor yang terbaik,” timpal Meregalli.
 

Senin, 20 Mei 2013

Gagal Naik Podium, Dovizioso Tetap Bahagia



LE MANS - Andrea Dovizioso gagal memaksimalkan peluang untuk meraih podium pada seri MotoGP Prancis. Sempat memimpin balapan, pembalap Ducati ini harus puas finish di posisi empat.

Mengawali start dari urutan tiga, Dovi tampil gemilang di lintasan basah sirkuit Le Mans. Pembalap Italia ini bahkan langsung mengklaim posisi pertama pada tikungan pertama.

Memasuki pertengahan lomba, Dovi mulai mendapat perlawanan dari Dani Pedrosa. Beberapa kali, kedua pembalap mempertontonkan aksi salip-menyalip. Namun, pada akhirnya Pedrosa sukses memenangi duel dan keluar sebagai juara.

Dovi sendiri justru gagal mempertahankan konsistensinya. Performanya malah menurun, sehingga berhasil dilewati Cal Crutchlow dan Marc Marquez dalam perebutan podium ketiga.

Meski gagal naik podium, Dovi mengaku senang dan puas. Sebab, mantan pembalap Repsol Honda dan Monster Yamaha Tech 3 ini melihat ada perkembangan signifikan yang ditunjukkan motornya.

“Saya senang dengan balapan kali ini. Berada di depan, setiap orang selalu merasa senang. Dan bagi saya, bisa memimpin balapan di pertengahan awal balapan merupakan hal yang bagus,” ujar Dovi sebagaimana dikutip Crash.

“Sayangnya, hujan tidak turun sepanjang balapan. Dan itu membuat saya kesulitan terutama di akhir-akhir (saat lintasan mulai kering). Saya rasa kami bisa tampil kompetitif di lintasan basah,” tandasnya.



Penyesalan The Doctor



LE MANS - Valentino Rossi harus melupakan impiannya naik podium di MotoGP Prancis. Satu kesalahan yang dibuatnya membuat The Doctor kehilangan kesempatan berdiri di podium.

Vale yang mengawali balapan dari urutan delapan, sebenarnya tampil cukup baik di bawah guyuran hujan yang membasahi sirkuit Le Mans. Pembalap 34 tahun sukses melewati lawan-lawannya hingga menempati posisi empat di pertengahan lomba.

Namun, petaka menimpanya di 10 lap terakhir. Di bawah tekanan mantan rekan setimnya, Nicky Hayden dalam perebutan posisi empat, Vale kehilangan daya cengkeram ban depan saat melahap tikungan La Chapelle dan terjatuh.

Meski bisa kembali ke lintasan, namun Rossi kehilangan banyak waktu sehingga harus puas berada di urutan 12 pada akhir balapan. Insiden tersebut tentu menimbulkan penyesalan mendalam buat peraih sembilan titel juara tersebut.

“Sayangnya, kami kehilangan kesempatan untuk meraih hasil bagus hari ini. Saya rasa, kami punya potensi untuk bisa berada di podium (tiga). Kecepatan motor saya cukup baik, dan saya merasa bisa bertarung dengan pembalap di depan,” ujar Rossi di situs resmi MotoGP.

“Saat memasuki tikungan itu (La Chapelle), saya tidak terlalu cepat dan saya merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Tapi, saya merasa ada benturan dan kehilangan daya cengkeram pada ban depan. Jadi, sangat disayangkan kami kehilangan poin dan terutama kesempatan untuk naik podium,” sesalnya.

Hasil ini membuat Rossi harus turun satu strip ke urutan lima klasemen sementara pembalap. Dengan koleksi mengoleksi 47 poin, The Doctor kian sulit merealisasikan ambisi merebut mahkota juara ke-10, menyusul selisih 33 poin dari Pedrosa yang memimpin klasemen sementara pembalap.


Kemenangan Spesial Bagi Pedrosa



LE MANS - Dani Pedrosa sumringah usai memenangi seri MotoGP Prancis. Kemenangan ini tak hanya yang membuatnya memimpin klasemen sementara, tapi juga yang pertama diraihnya di Le Mans sejak dirinya tampil di MotoGP.

Tampil dalam kondisi hujan di Sirkuit Le Mans, Pedrosa yang mengawali start di urutan enam, tampil impresif. Dia sukses memimpin balapan di pertengahan lomba. Meski sempat mendapat perlawanan dari Andrea Dovizioso, The Little Spaniard sukses menyentuh finish pertama dengan keunggulan 4 detik dari Cal Cruthlow di tempat kedua.

“Ini merupakan balapan yang hebat bagi saya. Saya sangat senang, karena saya kehilangan posisi di awal karena lintasan licin, namun akhirnya naik podium pertama,” ujar Pedrosa dikutip Autosport.

“Saya kehilangan daya cengkeram pada ban belakang, namun terus berusaha bertarung dengan Dovi dan Lorenzo. Sesaat setelah mendapat feel yang bagus di lintasan basah, saya mencoba terus menekan, meski melakukan beberapa kesalahan dan dua kali nyaris terjatuh,” sambungnya.

“(Setelah berada di depan) saya terus bertahan dan mencoba menjaga ritme. Jadi, saya bisa terus berada di depan dan menjaga kecepatan. Motor bekerja dengan baik, sementara ban mulai banyak meleset menyusul keringnya lintasan di lap terakhir, tapi pada akhirnya saya bisa menjaga gap dan meraih kemenangan special ini,” tuntasnya.

Ini merupakan kemenangan kedua secara beruntun yang dipetik Pedrosa setelah sebelumnya menang di Jerez. Kemenangan ini praktis membuat Pedrosa untuk sementara memimpin klasemen pembalap dengan 83 poin, atau unggul enam angka dari rekan setimnya Marc Marquez.

Yang lebih spesial, kemenangan di Le Mans merupakan kemenangan pertama Pedrosa sejak dirinya terjun di kelas MotoGP pada 2006. Tambahan 25 poin dari kemenangan ini membuatnya beergabung dengan Valentino Rossi dan Loris Capirossi sebagai pembalap yang sukses mengoleksi lebih dari 3000 poin di MotoGP. Pedrosa mengoleksi 3011 poin.


Selasa, 07 Mei 2013

Rossi: Insiden Lorenzo-Marquez Biasa Terjadi

Valentino Rossi. (Foto: Reuters)
Valentino Rossi. (Foto: Reuters)
JEREZ – Balapan di MotoGP Jerez diwarnai dengan insiden senggolan antara Marc Marquez dengan Jorge Lorenzo. Valentino Rossi menilai itu merupakan sebuah insiden yang biasa terjadi dalam sebuah balapan.


Ya insiden itu, memang sangat mirip dengan insiden saat pembalap Yamaha itu menyenggol mantan pembalap Sete Gibernau, pada tikungan terakhir di lintasan yang sama 2005 silam.


Rossi yang mencoba masuk dari dalam, menyenggol Gibernau sehingga memaksa pembalap asal Spanyol itu terlempar ke luar lintasan. Rossi merayakan kemenangan dalam balapan itu.


Nah perdebatan mengenai insiden gerakan Marquez melewati Lorenzo di Sirkuit Jerez terus mencuat. Hasil itu jelas menguntungkan pembalap 20 tahun yang membuatnya memimpin klasemen sementara pembalap, unggul tiga poin dari Lorenzo.


Ini bukan pertama kali Marquez terlibat insiden serupa. Pada saat masih berlaga di Moto2, pembalap Repsol Honda itu juga sempat menyenggol Thomas Luth dalam balapan pembuka Moto2 di Qatar musim 2012.


Rossi mencoba mengomentari aksi Marquez terhadap rekan setimnya itu. “Itu memang sebuah serangan yang berat dan sebuah aksi menyalip yang berat dari Marquez,” demikian pendapat pembalap asal Italia itu, diberitakan Autosport.


“Marquez menyenggol Lorenzo, tapi itu terjadi di lap dan tikungan terakhir, sudah pasti pembalap di belakang mencoba sesuatu. Lorenzo terus membuka pintu dan Marquez menyodok dari dalam, jadi saya rasa ini insiden yang biasa terjadi di balapan,” sambungnya.

Sabtu, 27 April 2013

Seputar Moto GP


Marquez: Mustahil rebut gelar dunia MotoGP 2013

Marquez: Mustahil rebut gelar dunia MotoGP 2013
Marc Marquez (c) AFP
Debut Repsol Honda, Marc Marquez berpendapat mustahil dirinya bisa merebut gelar dunia MotoGP 2013. Menurutnya, gelar tersebut hanya akan jatuh ke tangan Dani Pedrosa atau Jorge Lorenzo.
Ekspektasi terhadap pebalap berusia 20 tahun ini memang kian meningkat setelah ia berhasil menjadi peraih pole dan kemenangan termuda dalam sejarah kelas balap tertinggi di MotoGP Austin akhir pekan lalu.
"Kami telah mengalami progres yang baik secara bertahap. Kini kami lebih mengenal motor RCV. Meski begitu, kami tak boleh lupa bahwa kini kami akan menuju sirkuit-sirkuit Eropa, di mana pebalap lain lebih berpengalaman. Jadi sisa musim ini akan sangat sulit," ujar Marquez.
Juara dunia GP125 2010 dan Moto2 2012 ini mengaku belum mau memikirkan peluang menjadi juara dunia MotoGP, mengingat seri-seri MotoGP selanjutnya akan digelar di sirkuit-sirkuit yang tak terlalu cocok dengan gaya balapnya.
"Saat ini saya tak mau memikirkan gelar. Sejujurnya, saya rasa memenangkan gelar dunia tahun ini adalah hal yang mustahil," lanjutnya. "Kami memulai musim dengan baik, namun ini hanya karena Qatar dan Austin cocok untuk saya. Kini kami akan menuju sirkuit yang lebih pendek, dan hal ini tak akan mudah bagi saya di atas motor MotoGP."
Meski berjanji akan selalu berusaha keras setiap menjalani balapan, Marquez berpendapat bahwa Pedrosa dan Lorenzo lah yang cocok menjadi juara dunia musim ini.
"Saya bisa yakinkan bahwa saya akan berusaha tampil 100 persen di setiap balapan. Namun saya rasa gelar dunia hanya akan diperebutkan Jorge dan Dani. Mereka berdua adalah pebalap terkuat di MotoGP saat ini," tutupnya.

sumber: http://www.merdeka.com/olahraga/marquez-mustahil-rebut-gelar-dunia-motogp-2013.html