Rivalitas petenis Rafael Nadal dan Roger Federer merupakan penanda
penting rivalitas ketat di dunia olahraga khususnya olahraga tenis.
Pertemuan antara kedua pemain itu akan selalu ditunggu oleh pencinta
tenis.
Sejarah mencatat beberapa rivalitas Rafa dan Federer
dalam menjalani pertarungan panjang yang terjadi di pertandingan besar
dan panggung turnamen akbar tenis profesional.
Sejumlah
pertarungan besar terjadi antara tahun 2005 hingga 2010. Selama enam
tahun berturut-turut keduanya berada di urutan tertinggi rangking tenis
dunia. Sejauh ini Nadal masih unggul rekor pertemuan dengan 22-10.
Berikut Catatan Pertarungan Terbaik Mereka:1. Final Wimbledon 2008Rafael Nadal mengalahkan Roger Federer 6-4 6-4 6-7(5) 6-7(8) 9-7
Disebut
oleh legenda tenis asal Amerika Serikat, John McEnroe, bahwa
pertandingan ini merupakan pertandingan terbesar sepanjang masa, paling
tidak bagi kedua petenis papan atas tersebut.
Pertandingan yang
berisi pukulan-pukulan keras yang berkualitas tinggi, adanya interupsi
oleh hujan dan pertandingan panjang selama lima set terjadi menjadi
suatu pencerah saat langit mendung.
Pertandingan dimulai pukul
9.16 pagi, Rafa memenangkan kejuaran grand slam pertama di luar Perancis
Terbuka dan membuatnya menjadi pemain pertama sejak Bjorn Borg yang
memenangkan Perancis Terbuka dan Wimbledon.
Piala Wimbledon itu
nyaris saja terlepas dari genggamannya, setelah unggul dua set tanpa tie
break (love game). Kemudian Rafa mengarahkan permainan set ketiga
dengan tie break.
Kemudian di set keempat, Rafa yang waktu itu
berusia 22 tahun menyia-nyiakan dua match point saat kedudukan tie
break, sepertinya mental Rafa mengendur yang memungkinkan Federer
memperpanjang 65 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan di lapangan
rumput dan titel keenamnya di Wimbledon.
Namun, Rafa yang
tangguh dan menahan ketegangannya berhasil memimpin 8-7 di set kelima
sebelum sebuah pukulan forehand Federer yang saat itu memegang servis,
membentur net atas. Pertandingan ketat 4 jam 48 menit menjadi
pertandingan final Wimbledon terpanjang dalam sejarah.
Federer
mengomentari pertandingan itu dengan singkat, "Mungkin usaha kerasku
kalah saat itu." Demikian dikutip dari situs resmi turnamen Australia
Terbuka.
2. Final Australia Terbuka 2009Rafael Nadal mengalahkan Roger Federer 7-5 3-6 7-6(3) 3-6 6-2
Federer
datang ke pertandingan dalam kondisi segar saat sebelumnya melewati
Andy Roddick dengan mudah, dan saat itu ingin mengejar rekor titel grand
slam milik Pete Sampras yang berjumlah 14 titel.
Sementara pada
malam sebelumnya, Rafa harus menjalani pertandingan semi final yang
ketat selama 5 jam untuk mengungguli rekan senegaranya Fernando
Verdasco. Pertarungan semi final itu tercatat sebagai pertarungan
berkualitas yang pernah tersaji di lapangan tenis.
Saat mental
dan fisik mengalami kelelahan, Rafa mampu untuk melakoni pertandingan
lima set untuk mengamankan titel Australia Terbuka pertamanya dan
petenis Spanyol pertama yang mengangkat tropi Australia Terbuka.
Namun,
momen yang paling diingat dari pertandingan final ini saat idola
Federer Rod Laver hadir untuk memberikan piala Norman Brookes Challange
Cup kepada Rafa. Sesaat kemudian Federer memberikan pidato sebagai
runner up tidak sengaja mengatakan, "Tuhan, hal itu membunuh saya."
Kemudian
sesaat setelah itu giliran Nadal yang memberikan pidato kemenangannya,
Rafa menghibur Federer dengan ucapan, "Kamu (Federer) adalah salah satu
pemain terbaik dan merupakan kehormatan untuk bermain melawan kamu.
Ingat, kamu adalah juara sejati, kamu salah satu yang terbaik dalam
sejarah. Kamu sedang mengejar titel 14 juara grand slam milik Sampras."
3. Final Wimbledon 2007 Roger Federer mengalahkan Rafael Nadal 7-6(7) 4-6 7-6(3) 2-6 6-2
Federer
terdengar sangat menggebu-gebu oleh tiga kemenangan Rafa di Perancis
Terbuka. Ini merupakan pertarungan di final Wimbledon kedua bagi mereka.
Federer digadang-gadang mampu untuk menyamai rekor 5 kali kemenangan
berturut-turut milik Bjorn Borg dan itu harus didapat melalui
pertandingan lima set.
Federer gagal mematahkan break point Rafa,
dalam dua servis game pertamanya Federer di set kelima. Kemudian
Federer merespon dengan membuat dua kali break point untuk memenangkan
pertandingan.
Sajak saat itu, Rafa yang disebut sebagai spesialis
lapangan tanah liat, membuat langkah terobosan dengan mulai menguasai
lapangan selain tanah liat.
Kemenangan itu merupakan terakhir kalinya Federer mengalahkan Rafa di turnamen besar.
4. Final Roma Masters 2006Rafael Nadal mengalahkan Roger Federer 6-7(0) 7-6(5) 6-4 2-6 7-6(5)
Petenis
asal Mallorca, Spanyol ini memiliki dominasi atas lawannya di lapangan
tanah liat di Perancis Terbuka, pertandingan ini disebut sebagai
pertandingan terbaik kedua pemain ini di lapangan tanah liat.
Pertandingan
lima jam lebih merupakan pertarungan terlama yang mereka hadirkan dan
lima set pada babak final Perancis Terbuka merupakan awalan dari
keduanya untuk memainkan kemampuan terbaiknya.
Federer yang
tengah tertinggal 2 set melawan 1, ia kemudian mampu mengamankan set
keempat dengan melakukan dua kali break point.
Pada set kelima
merupakan pembuktian Rafa untuk keluar dari tekanan rivalnya. Federer
berhasil melakukan sebuah break dan kemudian mendapatkan dua kali match
point terhadap permainan servis Rafa. Namun sepasang kesalahan pukulan
forehand Federer membuat petenis Spanyol seperti mendapatkan pembebasan
gratis, memberikan segala inisiatif kepada Rafa untuk unggul dan
memenangkan set kelima dengan 7-5.
5. Final Miami Masters 2005 Roger Federer mengalahkan Rafael Nadal 2-6 6-7(4) 7-6(5) 6-3 6-1
Setahun
sebelumnya Rafa yang masih berusia 17 tahun berhasil mengejutkan
Federer di turnamen yang sama dan terlihat akan berjalan sama. Rafa
menang di dua set pertama dan tengah unggul 4-1 di set ke-3.
Pemain
terbaik dunia, Federer, terlihat panas. Saat itu dengan menampilkan
semua pengalaman dan kemampuan keluar dari tekanan pertandingan, Federer
mampu mengejar dua point dari kekalahan untuk memaksa pertandingan
berlangsung lima set. Pertandingan ini tercatat sebagai satu-satunya
pertandingan Rafa yang kehilangan dua set berturut-turut secara sempurna
tanpa tie break (love game).
Pertandingan Terbaik Lainnya:Final Perancis Terbuka 2011: Rafael Nadal mengalahkan Roger Federer 7-5 7-6(3) 5-7 6-1
Final ATP World Tour Finals 2010: Roger Federer mengalahkan Rafael Nadal 6-3 3-6 6-1
Final Monte Carlo 2006: Rafael Nadal mengalahkan Roger Federer 6-2 6-7(2) 6-3 7-6(5)
Final Hamburg 2007: Roger Federer mengalahkan Rafael Nadal 2-6 6-2 6-0
Final Hamburg 2008: Rafael Nadal mengalahkan Roger Federer 7-5 6-7(3) 6-3. (Ant/Jnp)