The Next Generation Traffic Network
Tampilkan postingan dengan label Liga Jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Jerman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 April 2014

Bayern dan Dortmund Sama-sama Raih Poin Penuh


Striker Bayern Muenchen, Mario Mandzukic.

Owetbara.com - Bayern Muenchen meraih kemenangan pertama di kompetisi lokal sejak memastikan gelar Bundesliga 2013-14, Maret lalu. Bertandang markas Eintrahct Braunschweig di Eintracht-Stadion, Sabtu (19/4/2014), Bayern membawa pulang kemenangan 2-0.

Gol pertama Bayern baru tercipta saat pertandingan berjalan pada menit ke-75. Umpan terobosan Mario Goetze diteruskan tendangan Claudio Pizarro yang bersarang di gawang Braunschweig.

Sebelas menit kemudian, pemain Bayern yang baru masuk pada babak kedua, Mario Mandzukic, menambah keunggulan. Menerima umpan panjang dari lini belakang, Mandzukic tanpa terkawal tinggal berhadapan dengan kiper Daniel Davari. Tendangan mendatar Mandzukic melewati sela-sela kaki Davari dan kemudian menggetarkan jala Braunschweig.

Skor pertandingan berakhir 2-0 untuk kemenangan Bayern. Kekalahan itu membuat Braunschweig tetap bertahan di posisi buncit Bundesliga dengan 25 poin dari 31 pertandingan.

Dalam pertandingan lainnya, Borussia Dortmund mengalahkan FSV Mainz dengan skor 4-2 di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund. Gol-gol bagi Dortmund dicetak Oliver Kirch (6), Robert Lewandowski (18), Lukasz Piszczek (56), dan Marco Reus (79). Sementara dua gol Mainz dicetak striker asal Jepang, Shinji Okazaki (14 dan 53).

Susunan pemain Braunschweig vs Bayern

Braunschweig: 26-Daniel Davari; 4-Matthias Henn, 8-Deniz Dogan, 19-Ken Reichel; 10-Mirko Boland, 11-Jan Hochsheidt (33-Marco Caligiuri 72), 14-Omar Elabdellaoui, 15-Norman Theuerkauf, 17-Kevin Kratz (31-Marc Pfitzner 73); 7-Havard Nielsen, 32-Dennis Kruppke (9-Orhan Ademi 83)

Pelatih: Tortsen Lieberknecht

Bayern: 32-Lukas Raeder; 17-Jerome Boateng, 8-Javi Martinez, 4-Dante, 21-Philipp Lahm (23-Mittchel Weiser 88); 34-Pierre-Emile Hojbjerg, 31-Bastian Schweinsteiger; 10-Arjen Robben (9-Mario Mandzukic 73), 19-Mario Goetze, 7-Franck Ribery (25-Thomas Mueller 73); 14-Claudio Pizarro

Pelatih: Josep Guardiola

Wasit: Daniel Siebert

Kamis, 03 April 2014

Pukul Nyonya Tua, Schalke Salip Dortmund


Selebrasi para pemain Schalke amankan poin sempurna dengan kemenangan 2-0 atas Hertha (Foto: Ina Fassbender/REUTERS) 

Owetbara.com – Posisi runner-up masih menggiurkan Schalke 04 ketika gelar Bundesliga musim ini sudah dipastikan milik Bayern Munich. Berbekal kemenangan 2-0 atas Hertha Berlin di spieltag ke-28 dini hari tadi, Schalke men-overtake Borussia Dortmund di peringkat dua klasemen.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama

Tuan rumah sudah tampil “menggigit” sejak menit-menit awal paruh pertama. Baru semenit kick-off berjalan, satu tembakan spekulatif Julian Draxler sudah membunyikan alarm pertahanan Hertha. Tapi tembakan Draxler itu masih bisa diblok torwart (kiper) Hertha, Rune Jarstein.

Percobaan yang hampir serupa dilakoni Leon Goretzka delapan menit berselang. Mendapat ruang tembak dari luar kotak penalti, Goretzka mendentumkan sepakan keras meneruskan assist Max Meyer. Sayang, arah bola masih melenceng ke tiang kanan gawang Die Alte Dame – Nyonya Tua (julukan Hertha).

Seisi Veltins-Arena bersorak kegirangan ketika jaring gawang Hertha digetarkan Chinedu Obasi pada menit ke-16. Mendapat through-pass dari Joël Matip, Obasi melewati dua bek Hertha untuk kemudian, memperdaya Jarstein dari sudut sempit. Stand, Schalke satu dan Hertha nol!

Kubu tamu bukan tanpa peluang. Menjelang jeda, tepatnya di menit ke-37, sebuah umpan silang Sami Allagui nyaris dikonversi Änis Ben-Hatira untuk menyamakan skor. Tapi arah tendangan volinya yang sempat membentur tanah, melintas tipis di atas mistar gawang Schalke.

Ben Hatira mengoleksi peluang berikutnya di menit ke-44 via tembakan placing-nya. Walau sempat dikawal Sead Kolašinac, Ben Hatira tetap mampu melayangkan tendangan yang lagi-lagi, mengalir tipis ke atas mistar. Paruh pertama bubar, Schalke memimpin 1-0 atas Hertha.

Babak Kedua

Schalke yang tampak mengendurkan permainan di akhir-akhir interval pertama, tampil lebih beringas di awal-awal babak kedua. Bahkan baru semenit paruh kedua dimulai, Klaas-Jan Huntelaar dengan satu sentuhan kaki kiri, sukses membolongi gawang Hertha, memanfaatkan passing Obasi. Schalke perlebar keunggulan, 2-0 atas tamunya.

The Hunter – sebutan Huntelaar, kembali menghadirkan terornya di menit ke-60. Meringsek ke sisi kanan pertahanan Hertha sembari dibayangi Sebastian Langkamp, Huntelaar coba meluncurkan finishing dengan kaki kirinya di sudut sempit. Tapi Jarstein masih sigap mementahkan.

Saat waktu berumur 75 menit, satu peluang emas tercipta dan Julian Draxler hampir mencatatkan namanya di papan skor. Tapi sayangnya, crossing tendangan bebas Roman Neustädter yang sempat diteruskan sontekan Ádám Szalai, terlambat dicocor Draxler di muka gawang Hertha.

Menit ke-80, Langkamp sejatinya sukses merobek jaring gawang Die Königsblauen dengan tandukannya, memaksimalkan umpan sepak pojok. Namun nahas, schiedstrichter (wasit) Günter Perl menganulir lantaran menganggap telah terjadi pelanggaran terlebih dulu.

Sampai peluit panjang berbunti tanda laga rampung, skor 2-0 untuk Schalke terjaga. Dengan tambahan tiga poin, Schalke sukses menggeser Dortmund di peringkat dua dengan 54 poin – surplus dua poin dari Dortmund baru akan bertamu ke markas VfB Stuttgart malam nanti.

Susunan Pemain

Schalke 04: Ralf Fährmann, Tim Hoogland, Joël Matip, Kaan Ayhan, Sead Kolašinac, Roman Neustädter, Julian Draxler/Philipp Max (88’), Leon Goretzka, Max Meyer/Ádám Szalai (74’), Klaas-Jan Huntelaar, Chinedu Obasi/Anthony Annan (84’).

Hertha Berlin: Rune Jarstein, Levan Kobiashvili, Sebastian Langkamp, Marcel N’Djeng, Änis Ben-Hatira, Per Skjelbred/Ronny de Araújo (59’), Nico Schulz, Tolga Cigerci/Peter Niemeyer (77’), Sami Allagui, Adrián Ramos, Sandro Wagner/Alexander Baumjohann (59’).

Rabu, 26 Maret 2014

Jika Juara Champions, Ibrahimovic dkk Dapat Guyuran Bonus Rp 15,7 Miliar

 

PARIS, Owetbara.com — Para pemain Paris Saint-Germain bakal mendapatkan guyuran bonus yang nilainya mencapai satu juta euro (sekitar Rp 15,797 miliar), seandainya mereka dapat melaju dan menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya pada musim ini. Demikian pernyataan media Prancis pada Kamis (20/3/2014).

Menurut harian olahraga L'Equipe, bonus tertinggi sepanjang sejarah sepak bola tersebut siap diberikan kepada klub pemuncak klasemen Liga Perancis itu dari para pemilik mereka yang berasal dari Qatar, QSI (Qatar Sports Investments). Hal tersebut diharapkan jadi pemacu semangat agar PSG bisa mencapai final dan memenangi laga yang akan berlangsung pada 24 Mei di Lisbon.

Surat kabar itu mengatakan bahwa pencetak gol terbanyak Zlatan Ibrahimovic, yang bernegosiasi dengan presiden klub Nasser Al-Khelaifi. Ibra merupakan pemain yang memiliki hubungan sangat dekat dengan sang presiden.

Bonus tertinggi yang pernah dibayarkan sebelumnya adalah sekitar 800.000 euro (sekitar Rp 12,640 miliar), yang dikantongi para pemain Bayern Muenchen atas kesuksesan mereka musim lalu. The Bavarian berhasil membuat sejarah sebagai tim Bundesliga pertama yang meraih treble dengan menjuarai Liga Champions, Liga Jerman, dan Piala Jerman.

Bandingkan dengan apa yang akan diterima para pemain Real Madrid jika mampu meraih gelar ke-10 mereka alias la decima di ajang paling bergengsi antarklub Eropa ini. Raksasa Liga Spanyol ini "hanya" mendapatkan bonus 500.000 euro (sekitar Rp 7,910 miliar) jika mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali merengkuh gelar Liga Champions.

PSG yang dilatih Laurent Blanc, saat ini kokoh di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan keunggulan delapan angka atas rival terdekatnya, AS Monaco. Mereka juga berpeluang meraih gelar Piala Liga Perancis, karena telah menjejakkan kaki di final untuk menghadapi Lyon pada 19 April mendatang.

Di Liga Champions, PSG secara meyakinkan lolos ke perempat final setelah menyingkirkan wakil Bundesliga, Bayer Leverkusen. Mereka menantikan lawan di babak delapan besar, berdasarkan hasil undian yang akan dilakukan di Nyon, Jumat (21/3/2014). Di perempat final, PSG dikepung oleh dua klub Jerman, Bayern dan Borussia Dortmund, tiga klub Spanyol, Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid serta dua klub Inggris, Manchester United dan Chelsea.

Leg pertama babak delapan besar akan dimainkan pada 1 dan 2 April. Sepekan kemudian, delapan klub tersebut akan melakoni laga leg kedua, untuk memperebutkan tiket menuju babak semifinal.

Baru satu klub Ligue 1 yang berhasil meraih gelar Liga Champions. Marseille mencatatkan sejarah sebagai klub pertama dari Liga Perancis ketika mengangkat trofi berkuping besar itu seusai mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0 pada 1993.

Bayern Bisa Juara Tanpa Bertanding, jika...



MAINZ, Bayern Muenchen semakin dekat dengan gelar juara Bundesliga 2013-14. Hal tersebut diketahui setelah Bayern menang 2-0 atas FC Mainz pada laga di Coface Arena, Mainz, Sabtu (22/3/2014).

Bayern sempat kesulitan membongkar pertahanan Mainz pada babak pertama. Beberapa kali peluang-peluang yang didapat Mario Mandzukic dkk gagal menemui sasaran. Alhasil, skor babak pertama bertahan imbang tanpa gol.

Upaya Bayern mencetak gol pada awal-awal babak kedua terus dilakukan. Namun lagi-lagi nasib tidak beruntung menghampiri skuad arahan Josep Guardiola.

Kebuntuan tersebut membuat Guardiola melakukan sejumlah pergantian. Mario Goetze, Xherdan Shaqiri, dan Claudio Pizarro dimainkan masing-masing pada menit ke-64, ke-73, dan ke-81. Guardiola menarik keluar Thomas Mueller, Arjen Robben, dan Mandzukic.

Keputusan Guardiola terbukti tepat. Dari sebuah umpan silang Shaqiri, Bastian Schweinsteiger sukses menaklukkan gawang Mainz. Bayern unggul 1-0 pada menit ke-82.

Empat menit kemudian, Bayern berhasil menggandakan skor. Aksi individu Franck Ribery yang mengumpan kepada Goetze sukses menghasilkan gol kedua. Goetze tanpa kesulitan membobol gawang Mainz untuk menutup laga menjadi 2-0 bagi Bayern.

Kemenangan ini membuat Bayern tinggal selangkah lagi menjuarai Bundesliga. Bayern kini mengumpulkan 74 poin atau unggul 23 poin dari peringkat kedua, Borussia Dortmund.

Dengan laga tersisa delapan pertandingan, maka Bayern hanya butuh dua poin untuk menjadi juara. Bahkan, jika Dortmund hanya bermain imbang melawan FC Schalke, Selasa (25/3/2014), Bayern sudah dipastikan menjadi juara.

Susunan pemain

FC Mainz: 21-Loris Karius; 3-Zdenek Pospech, 4-Nikolce Noveski, 16-Stefan Bell, 24-Park Joo-ho; 8-Christoph Moritz (11-Yunus Malli 84), 6-Johannes Geis; 27-Nicolai Mueller, 13-Koo Ja-cheol (5-Benedikt Saller 46), 10-Maxim Choupo-Moting (26-Niko Bungert 60); 23-Shinji Okazaki
Pelatih: Thomas Tuchel

Bayern: 1-Manuel Neuer; 21-Philipp Lahm, 8-Javi Martinez, 17-Jerome Boateng, 27-David Alaba; 31-Bastian Schweinsteiger, 39-Toni Kroos; 10-Arjen Robben (11-Xherdan Shaqiri 73), 25-Thomas Mueller (19-Mario Goetze 64), 7-Franck Ribery; 9-Mario Mandzukic (14-Claudio Pizarro 81)
Pelatih: Josep Guardiola

Guardiola: Terima Kasih, Bayern

 
Pelatih Bayern Muenchen Josep "Pep" Guardiola (kanan) merayakan keberhasilan timnya menjuarai Bundesliga, setelah menang 3-1 atas Hertha Berlin, pada laga ke-27 Bundesliga, di Olympiastadion, Selasa (25/3/2014).

BERLIN,Pelatih Bayern Muenchen Josep "Pep" Guardiola mengucapkan selamat kepada semua orang yang punya ikatan dengan klubnya atas keberhasilan menjuarai Bundesliga 2013-2014. Ia juga berterima kasih kepada Bayern karena memberinya kesempatan melatih klub tersebut.

Bayern memastikan diri menjuarai Bundesliga setelah menang 3-1 atas Hertha Berlin pada lanjutan Bundesliga pekan ke-27, di Olympiastadion, Selasa (25/3/2014). Sementara gol tuan rumah dicetak Adrian Ramos dari titik putih pada menit ke-66, gol Bayern dicetak Toni Kroos (6), Mario Goetze (14), dan Franck Ribery (79).

Dengan kemenangan itu, Bayern menguasai klasemen dengan nilai 77, atau unggul 25 poin dari pesaing terdekat Borussia Dortmund. Dortmund tak mungkin mengalahkan Bayern karena juga menyisakan tujuh pertandingan.

"Saya gembira kami berhasil. Meraih satu trofi lagi penting bagi klub ini. Selamat kepada semua orang atas musim yang luar biasa ini. Kami akan makan dan merayakan keberhasilan ini bersama-sama. Saat Anda punya sedikit waktu untuk berbagi, Anda harus menikmatinya," ujar Pep, yang diangkat melatih Bayern menggantikan Jupp Heynckes pada Juli 2013.

"Saya sangat berterima kasih kepada klub atas kesempatan berada di sini dan melatih pemain-pemain luar biasa ini. Kami bermain dengan sangat baik selama 30 menit, kami dinamis, tetapi tetap bermain dengan sederhana, dan memanfaatkan semua bagian lapangan. Kami mengendalikan pertandingan, tetapi sering lupa menyerang," tuturnya.

Bayern masih punya peluang menambah koleksi trofi mereka musim ini dengan trofi DFB Pokal dan Liga Champions. Di ajang DFB Pokal, mereka berada di babak semifinal, dengan Kaiserslautern sebagai lawannya. Pertandingan semifinal DFB Pokal antara Bayern dan Kaiserslautern akan berlangsung di Allianz Arena pada 16 April 2014.

Sementara di Liga Champions, Bayern akan menghadapi Manchester United di babak perempat final. Leg pertama akan digelar di Old Trafford pada 1 April 2014, sementara leg kedua di Allianz Arena pada 9 April 2014.

Schweinsteiger Ingin Tiru Jejak Giggs

 
 Gelandang Bayern Muenchen Bastian Schweinsteiger merayakan golnya ke gawang Schalke, pada lanjutan Bundesliga, di Veltins Arena, Sabtu (21/9/2013).

MUENCHEN,Gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger, berharap bisa menghabiskan kariernya di Allianz Arena, sama seperti yang dilakukan Ryan Giggs bersama Manchester United.

Giggs menghabiskan kariernya bersama Setan Merah dan memenangkan berbagai trofi di antaranya 13 gelar Premier League, empat gelar Piala FA, dan dua trofi Liga Champions. Meskipun sudah berusia 40 tahun, Giggs mampu menunjukkan performa terbaiknya.

"Apakah aku bisa dibandingkan dengan Francesco Totti atau Ryan Giggs? Ya, tentunya. Mereka berdua adalah pemain luar biasa. Pada usia 40 tahun, Giggs masih tampil di level terbaiknya. Dia luar biasa," kata Schweinsteiger kepada France Football.

"Akankah aku akan mengakhiri karierku di Bayern? Rasanya tak mungkin untuk diulang. Di sini, aku lebih bahagia tetapi ada kejutan di masa yang akan datang. Selain itu, aku masih memiliki beberapa tahun untuk bermain," sambungnya.

Schweinsteiger merupakan pemain binaan Bayern. Dalam kariernya, Schweinsteiger mengecap gelar-gelar prestesius di antaranya enam gelar Bundesliga, enam gelar DFB  Pokal, dan sebuah trofi Liga Champions.        

Maradona Kagum terhadap Guardiola


 Bintang sepak bola legendaris Argentina, Diego Maradona menyapa publik Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Sabtu (29/6/2013). Dalam rangka kunjungannya ke Indonesia, pemain yang mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 ini rencananya juga akan mengunjungi Surabaya dan Makassar.


Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, mengatakan, dirinya kagum terhadap pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola. Pria yang terkenal dengan gol "Tangan Tuhan" ke gawang Inggris pada Piala Dunia 1986 ini pun mengungkapkan ketertarikannya terhadap Bundesliga.

Bayern baru saja menjuarai Bundesliga dan mencatat rekor meraih gelar itu tercepat karena kompetisi masih tersisa tujuh pertandingan lagi. The Bavarian memastikan diri mempertahankan gelar tersebut setelah menang 3-1 atas Hertha Berlin, Selasa (25/3/2014), dan terus memelihara asa meraih treble seperti dilakukan musim lalu.

Kinerja Guardiola dalam musim pertamanya bersama Bayern membuat Maradona kagum. Dia pun memuji perkembangan sepak bola Jerman dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya ingin bekerja selama satu minggu bersama Guardiola dan mengunjunginya di Bayern, melihat dia bekerja. Saya senang itu," ujar pria berusia 53 tahun tersebut kepada Sport Bild.

"Seperti biasa, Jerman merupakan tim yang kuat dan salah satu favorit untuk Piala Dunia, itu tidak berubah. Tetapi, ada satu perbedaan, hari ini Anda bisa melihat permainan yang hebat di Jerman."

"Sepak bola mengalami langkah maju yang pesat di sana karena lebih menghibur, dan tidak hanya banyak tekel dan bola panjang lagi. Sepak bola Jerman menyenangkan sekarang."

Jerman termasuk tim favorit menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil pada bulan Juni nanti, tetapi Maradona khawatir cuaca panas di Amerika Selatan bakal menjadi masalah. "Jika mereka tidak bisa beradaptasi dengan iklim, maka mereka hanya akan seperti tim lainnya," ujar mantan bintang Napoli ini, yang juga memuji kapten Philipp Lahm.

Minggu, 26 Mei 2013

Tentang Lewandowski, Direktur Dortmund Bantah Klaim Heynckes

Striker Borussia Dortmund, Robert Lewandowski

DORTMUND,  Meski sudah menyelesaikan pertandingan pamungkas musim ini di final Liga Champions, adu urat dua klub Jerman, Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund, sepertinya masih akan berlanjut. Kali ini menyangkut striker Dortmund, Robert Lewandowski.


Sebelumnya, pelatih Bayern Jupp Heynckes mengisyaratkan bahwa penyerang andalan Dortmund itu akan menyusul gelandang Mario Goetze ke Bayern. Tetapi direktur Dortmund Hans-Joachim Watzke mengeluarkan bantahan atas pernyataan Heynckes tersebut.

"Saya tak tahu sedekat apa Heynckes dengan pihak manajemen Bayern. Tapi jika memang Bayern ingin memiliki Lewandowski, alangkah baiknya jika kami juga diberi tahu terlebih dulu," kata Watzke saat dikonfirmasi mengenai ucapan Heynckes tersebut.

Watzke bahkan kemudian melanjutkan perkataannya dengan sedikit menyindir Heynckes. "Jupp Heynckes sebaiknya menenangkan diri dan fokus saja ke pertandingan Bayern Sabtu depan," lanjutnya.

Setelah mengalahkan Dortmund 2-1 di final Liga Champions, Sabtu (25/5/2013) waktu setempat, Bayern memang masih harus bertanding di babak final Liga Pokal pekan depan melawan VfB Stuttgart. Jika menang, Bayern akan mengakhiri musim dengan gelar treble.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Heynckes memang menyebut bahwa Lewandowski akan mengikuti jejak Goetze merapat ke Allianz Arena. "Mario Goetze akan datang, Robert Lewandowski pun tak akan lama lagi. Itu berarti kami akan punya dua lagi penyerang top," demikian ujar Heynckes yang melatih sejak musim lalu menggantikan Louis van Gaal.

Bayern memang dipastikan akan ketambahan bintang muda berbakat Jerman Goetze setelah membayar buy-out clause yang tertera di kontrak Goetze senilai 37 juta euro. Di sisi lain, Dortmund kini tengah menunggu kejelasan dari Lewandowski.

Sebelumnya, penyerang Polandia berusia 24 tahun ini sudah menyatakan enggan memperpanjang kontraknya yang habis tahun depan. Sejumlah tawaran yang mampir ke Dortmund memungkinkan Lewandowski hengkang musim panas ini, namun Dortmund masih mencoba menahan Lewandowski di Signal Iduna Park seraya menawarkan kontrak baru padanya.

Lewandowski sendiri masih enggan membeberkan keputusannya. "Sekarang aku hanya ingin beristirahat selama empat hingga lima hari, sebelum bertanding bersama tim nasional Polandia," jelasnya.

Dengan ucapan Lewandowski tersebut, bisa jadi 'saga' Bayern-Dortmund masih jauh dari kata selesai.